SEJARAH IMMAJ FE-UH

IKATAN MAHASISWA MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS HASANUDDIN  atau dikenal dengan nama IMMAJ FE-UH, merupakan sebuah organisasi jurusan yang memiliki sejarah yang menarik walaupun usianya masih tergolong muda. Berawal dari sebuah kelompok diskusi yang bernama Keynes Studi Club (KSC) yang diambil dari nama seorang ilmuan ekonomi Jhon Maynord Keynes, berdiri sekitar tahun 1984. Dengan dipelopori oleh empat serangkai yaitu Muhammad Asdar, Andi Jaya Sose, H.M. Wahyuddin Alim Bachri, dan Carol Daniel Kadang (kesemuanya dari angkatan ’82) bersama dengan mahasiswa manajemen yang lain dengan berfokus pada kajian ilmu manajemen yang disesuaikan dengan bidang ilmu.

Dari kajian-kajian tersebut kemudian terlontar pemikiran cemerlang untuk membuat suatu wadah yang menaungi mahasiswa manajemen FE-UH. Sementara itu memang belum ada wadah yang menjadi tempat untuk mahasiswa manajemen untuk berinteraksi dan beraktualisasis. Dengan inisiatif keempat orang tersebut dengan bersusah payah mengumpulkan seluruh komponen yang ada di jurusan manajemen akhirnya lahirlah kesepakatan untuk membentuk suatu wadah bagi mahasiswa manajemen FE-UH. Diperkuat dengan sebuah surat tugas yang dikeluarkan oleh Pembantu Dekan III yang peda waktu itu dijabat oleh Drs. Madjid Sallatu, MA.

Dalam pertemuan tersebut ada beberapa agenda yang dibahas dan akhirnya disepakati yaitu waktu pelaksanaan musyawarah mahasiswa manajemen dan lama organisasi yang akan dibentuk. Pada agenda pertama disepakati musyawarah besar pada tanggal 17 Desember 1984 yang tiap tahun diperingati sebagai ultah IMMAJ. Sedangkan agenda kedua disepakati nama organisasi tersebut adalah IMMAJ dari berbagai nama yang diusulkan, dengan alasan nama tersebut unik dan cukup visioner dan belum pernah digunakan oleh organisasi mahasiswa manajemen di institusi manapun. Usulan nama IMMAJ merupakan ide cemerlang dari Hidayat (’82).

Pada Musyawarah Besar Ikatan Mahasiswa Manajemen Pertama terpilih Muhammad Asdar  sebagai formatur tunggal dan memiliki hak penuh dalam pembentukan kepengurusan. Dalam kepengurusan IMMAJ periode 1984-1985 H.M. Wahyuddin Alim Bachri ditunjuk sebagai Ketua Umum dan Muhammad Asdar  pada posisi Sekretaris Umum guna mengemban amanah dari musyawarah besar IMMAJ.

Perkembangan selanjutnya Musyawarah Besar Ikatan Mahasiswa Manajemen  merupakan pengambil keputusan tertinggi dalam Ikatan Mahasiswa Manajemen dan rutin dilaksanakan tiap akhir periode kepengurusan.

Tujuan Dibentuknya  Ikatan Mahasiswa Manajemen

IMMAJ didirikan sudah tentu memiliki tujuan yang akan dicapai oleh seluruh mahasiswa manajemen yang tergabung dalam IMMAJ. Adapun tujuan IMMAJ didirikan yaitu :

  • Membantu pihak akademik dalam pengembangan jurusan manajemen
  • Pengembangan individu mahasiswa dalam daya nalar dan kreativitas khususnya mahasiswa jurusan manajemen untuk lebih meningkatkan kualitas ilmu yang dimilikinya agar sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Menjunjung tinggi almamater, melindungi almamater untuk mengabdi kepada ibu pertiwi meningkatkan semangat iterpremius yang dikemudian hari sanggup menciptakan lapangan kerja, guna meningkatkan kualitas hidup bangsa dan negara.
  • Meningkakan tata krama pergaulan didalam lingkungan perguruan tinggi sebagai lembaga ilmiah dan masyarakat ilmiah, yang didasarkan atas kekeluargaan serta menjujung tinggi keselarasan dan kesinambungan.

 

 

Incoming search terms:

  • immaj fe uh
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *