Know the Pattern, Change the Habit

Membaca buku di pagi hari ditemani secangkir kopi dan olahraga setiap akhir pekan mungkin menjadi Habit (re: kebiasaan) impian bagi setiap orang. Sebaliknya, mengigiti kuku dan merokok selepas makan bagi sebagian orang merupakan Habit ingin ditiadakan.

Habit dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan berulang kali dan terjadi secara otomatis. Habit hadir untuk membantu otak kita bekerja lebih efisien. Masalahnya adalah otak kita tidak bisa membedakan Habit mana yang baik dan mana yang buruk.

Pasti tidak sedikit dari kita yang pernah mencoba membentuk Habit baru namun, beberapa hari setelahnya kita bisa mengabaikan kebiasaan baru yang ingin dibentuk.

Charles Duhigg dalam bukunya Power of Habits mengatakan bahwa, kita tidak bisa menghilangkan atau menghapus begitu saja Habit yang diinginkan, kita hanya bisa mengubahnya menjadi Habit yang baru.

Lantas, Bagaimana Habit itu terbentuk? Bagaimana cara mengubah Habit lama menjadi Habit yang baru ? Ditemani dengan secangkir kopi hangat pagi ini, mari kita telusuri.

slide11

Secara saintifik, ada 3 proses bagaimana Habit itu terbentuk yang disebut Habit Circle yaitu,

  1. Cue (re: tanda), yang merupakan tanda atau trigger (re:pemicu),
  2. Routine (re: rutinitas), hal yang otomatis kita kerjakan ketika melihat Cue. Atau lebih mudahnya Habit itu sendiri,
  3. Reward (re: ganjaran), yang merupakan alasan mengapa kita melakukan Routine.

Sederhana saja sebenarnya jika kita ingin mengubah Habit, kita hanya perlu mengubah Cue ataupun Reward. Namun, kita juga tidak bisa serta merta untuk mengubah Cue ataupun Reward.

Dengan Cue dan Reward yang sama, kita bisa mengubah Routine yang memberikan manfaat yang sama (Reward).

Hal yang perlu diketahui untuk mengubah Routine, kita perlu mengidentifikasi apa yang menjadi Cue dan Reward. Sebelum mengidentifikasi Cue, kita harus mencari tahu apa yang menjadi Reward yang benar kita inginkan.

Penting bagi kita untuk mengetahui apa yang menjadi Reward. Sebab inilah yang menjadi alasan mengapa kita melakukan Routine. Untuk mengidentifikasinya, kita perlu mempertanyakan diri kita setelah melakukan Routine, hal apa yang terpuaskan ?

Misalnya, anda ingin mengurangi kecanduan pada smartphone. Tanyakanlah, apakah anda kecanduan smartphone karena bosan, merefresh otak kembali, ataupun ingin mendapatkan informasi? Jika benar yang anda inginkan adalah mengatasi kebosanan maka, harusnya membaca buku atau jalan-jalan sebentar dapat memuaskan Reward anda.

Setelah ditemukan Reward yang anda inginkan, selanjutnya kita mencari tahu apa yang menjadi Cue nya.

Untuk mengidentifikasi Cue, ada 5 kategori dasar. Kita hanya perlu mencari tahu pola kesamaan antara 5 kagetori yang menjadi Cue dari Routine.

  1. Lokasi: dimana lokasi terjadinya pada saat Routine berlangsung.
  2. Waktu: pada pukul berapa terjadinya.
  3. Kondisi emosional: apa perasaan anda pada saat sebelum melakukan.
  4. Orang lain: siapa saja yang ada pada saat itu.
  5. Tindakan sebelumnya: apa yang anda lakukan sebelum itu.

Selalu akan memunculkan salah satu pola yang sama dari setiap Routine yang dilakukan.

Jika kita makan mie tengah malam karena lapar. Cue nya adalah tengah malam, ada mie dan Reward nya adalah ingin menghilangkan rasa lapar. Maka, untuk menyiasatinya adalah jangan bedagang atau tiadakan mie nya dan untuk tetap memenuhi Reward rasa lapar maka, siapkan energen atau makanan yang bergizi tinggi.

Jika kita ingin mengurangi kecanduan gadget. Cue nya adalah bosan, ada gadget, di rumah dan Reward nya adalah mengatasi rasa bosan. Maka, untuk menyiasatinya adalah matikan gadgetmu dan untuk tetap memenuhi Reward mengatasi rasa bosan maka, bacalah buku atau tontonlah pembicara hebat dunia di TED Talks (www.ted.com).

Buatlah perencanaan secara spesifik untuk mengubah Habit. Distract yourself from Cue. Jika ada Cue A maka sebisa mungkin cobalah untuk hindari. Katakanlah dan konsistenlah dengan mengatakan pada diri untuk segera lakukan B jika Cue A itu ada.

Penting untuk kita ketahui, meskipun proses Habit ini mudah untuk dijabarkan, bukan berarti mudah bagi kita untuk membentuk kebiasaan baru. Namun, dengan memahami Cue dan Reward yang mendorong Habit akan memudahkan kita untuk menemukan cara bagaimana mengubah Habit tersebut. Tidak ada satu rumus pasti untuk mengubah semua Habit. Ada ribuan cara. Menjadi tantangan bagi kita untuk mencari tahu caranya.

So, pertanyakanlah, apakah Habit anda hari ini meningkatkan kualitas diri Anda atau malah sebaliknya fellas ?

Psstt : Penelitian menunjukkan butuh 21 hari untuk membentuk Habit.
Oleh : Ahmad Ali Abubakar
Referensi : buku The Power of Habits oleh Charles Duhigg
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
Posted in Pojok Sastra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *