Inovasi, Pertumbuhan, Ukuran dan Nilai Perusahaan Farmasi di Indonesia

Oleh : Dr. Mursalim Nohong SE., Ms

Inovasi bagi perusahaan tidak sekedar proses untuk menghasilkan produk baru. Inovasi menjadi satu dengan perkembangan perusahaan. Inovasi diartikan sebagai suatu mekanisme atau cara untuk mengubah nilai dan kepuasan yang diperoleh konsumen dari sumbernya (Drucker, 1985) . Pada industri farmasi terdapat tiga alternatif inovasi yang dapat dilakukan yaitu; 1).Inovasi produk, 2).Inovasi layanan, dan 3).Inovasi model bisnis (Sundbo, 1997; Moore, 2004; Treacy, 2013). Maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan dan pengaruh antara inovasi, pertumbuhan, ukuran dan nilai perusahaan farmasi di Indonesia.

Tujuan utama dari setiap perusahaan adalah untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham dengan memaksimalkan keuntungan. Sebuah perusahaan harus berhati-hati dalam membuat keputusan dikaitkan dengan dampak yang akan dihadapi oleh para pemegang saham. Sebagai perusahaan publik, setiap kegiatan perusahaan akan diawasi oleh pasar dan mewakili harga saham. Oleh karena itu, tujuan utama dari sebuah perusahaan harus memaksimalkan kekayaan pemilik atau ekuivalen untuk memaksimalkan harga saham. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan perlu untuk memaksimalkan nilai (Rafindaand Noveria, 2014). Maksimalisasi nilai perusahaan dapat ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan inovasi.

Berdasarkan hasil penelitian dari Bapak Dr. Mursalim Nohong SE., Msi dengan sampel perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2014 dengan menganalisis data dengan pendekatan kuantitatif yang dibagi menjadi analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil penelitian tersebut memberi informasi bahwa inovasi berpengaruh terhadap ukuran perusahaan, inovasi berpengaruh terhadap pertumbuhan perusahaan, inovasi berpengaruh terhadap nilai perusahaan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Selanjutnya setelah membahas mengenai isi jurnal dan mengetahui bagaimana hubungan dan pengaruh antara inovasi, pertumbuhan, ukuran dan nilai perusahaan farmasi di Indonesia, bapak Dr. Mursalim Nohong SE., Msi membagikan tips untuk memulai membuat jurnal ataupun jenis tulisan lainnya. Beliau menjelaskan bahwa untuk menentukan tema atau mencari ide tulisan harus jelas untuk individual atau organisasi agar pembahasannya konsisten dan terfokus, selanjutnya adalah penggunaan nilai spesifik dan variabelnya harus jelas. Selain itu dalam membuat sebuah tulisan ataupun penelitian harus tetap memperhatikan bagaimana penelitian sebelumnya yang telah dilakukan sebagai bahan referensi.
Setelah fasilitator memberikan tips bagaimana menulis yang baik, dilakukan sesi diskusi dengan peserta kajian literasi. Saudara Hasan (Akuntansi 2014) mempertanyakan tentang bagaimana jika dalam mencari data untuk sebuah penelitian terdapat banyak data yang disajikan namun kita hanya ingin mengolah beberapa data saja dari banyaknya data yang disajikan. Hal ini tentu saja biasa terjadi dan dialami oleh hampir setiap peneliti. Maka dari itu, dalam aturan statistika bahwa dalam sebuah penelitian harus menyajikan data yang benar-benar lengkap atau paling kurang menghilangkan 5% dari total data yang didapatkan (dalam artian data 5% ini tidak dianggap penting) karena data yang tidak lengkap akan menyebabkan kekacauan dalam hasil penelitian.

Incoming search terms:

  • Faktor inovasi dalam farmasi
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
Posted in Info Terkini (IMMAJ), Pojok Diskusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *