Memahami Tanggungjawab

Tanggungjawab yang besar harus dibarengi komitmen yang kuat pula. Komitmen akan melahirkan konsistensi dalam menjalani amanah tersebut. Masalah komitmen seringkali menjadi masalah utama dalam sebuah organisasi. Masalah ini harus dapat dibuka oleh kunci yang tepat sehingga tak berlarut-larut. Pemegang kunci ini adalah ketua organisasi.

Ideal adalah konsep yang ingin dicapai dalam organisasi. Tetapi, ini terkadang menjadi utopis karena ketidaksanggupan sebuah organisasi dalam menjalaninya. Setiap anggota organisasi bertanggungjawab dalam ketercapaian yang ideal ini. Namun demikian, individu dalam organisasi juga memiliki tanggungjawabnya sendiri. Tanggungjawab diri, keluarga, lingkungan, dan instansi misalnya. Manajemen waktu, skala prioritas, atau pun strategi lainnya adalah beberapa solusi yang cenderung ditemui karena pergulatan tanggungjawab dalam diri seseorang. Sekalipun demikian, toh, masalah ini masih saja menjadi tajuk rencana dalam pers kelembagaan.

Ideal, yang menjadi tanggungjawab kader dari setiap organisasi, mustahil dapat dicapai selama masalah multiamanah belum terselesaikan. Menurut hemat penulis, sebagai saran, kami menawarkan konsep ‘tawasaubil haqqi wa tawasaubis sabri’ sebagai strategi ideal dalam pencapaian ideal.